Thingspeak
Memahami Definisi dari Thingspeak pada MCS
Pada praktikum MCS bab 5, praktikan akan belajar membuat sebuah aplikasi yang terhubung dengan software yang umum digunakan untuk project Internet of Things (IoT), yakni Thingspeak. Thingspeak merupakan sebuah software opern source yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, mengupdate, hingga memantau suatu data melalui Application Programming Interface (API). Aplikasi yang dikembangkan nantinya akan mengambil data API dalam bentuk JSON. JSON memiliki beberapa format data yang dapat digunakan, seperti array of object, array with nested object dan object with array.
Tujuan
| TUJUAN | PENJELASAN |
|---|---|
| Memperkenalkan Thingspeak | Pada bab ini, praktikan akan diberikan gambaran singkat mengenai Thingspeak. |
| Mampu menghubungkan aplikasi yang dibangun dengan Thingspeak | Pada bab ini, praktikan akan membangun sebuah aplikasi yang nantinya akan dihubungkan dengan Thingspeak. |
Persyaratan
Disarankan praktikan menggunakan hardware dan software sesuai pada dokumentasi ini. Apabila terdapat versi hardware atau software yang cukup lama dari versi yang direkomendasikan maka sebaiknya bertanya kepada Asisten Mengajar Shift.
| HARDWARE YANG DIBUTUHKAN PRAKTIKUM | JENIS |
|---|---|
| PC / Laptop CPU | ≥ 4 Cores |
| PC / Laptop RAM | ≥ 8 GB |
| PC / Laptop Storage | ≥ 10GB |
| SOFTWARE YANG DIBUTUHKAN PRAKTIKUM | |
|---|---|
| Android Studio / Visual Studio Code |
Materi Praktikum
Interaksi dengan JSON memiliki dua metode yaitu encode dan decode. Encode adalah proses mengubah object dari suatu bahasa pemrograman menjadi format JSON, contohnya adalah ketika mengirim data (biasanya ke database sebelum diproses dengan query). Sedangkan decode adalah kebalikannya, yaitu mengubah format JSON menjadi object yang dapat dimengerti oleh bahasa pemrograman tertentu, contohnya adalah ketika aplikasi membaca data dari API.
Gambar 5.1 Array of Objects
Gambar 5.2 Array with Nested Object
Gambar 5.3 Object with Array