Aplikasi Pemrograman
Aplikasi pemrograman yang digunakan pada praktikum MCS
Android Studio
Android studio merupakan software Integrated Development Environment (IDE) resmi yang digunakan dalam pengembangan aplikasi Android. Software ini hadi menggantikan Eclipse sebagai IDE pengembangan aplikasi android sejak perilisannya pada tahun 2014. Software ini bersifat open source dan dapat diunduh di berbagai sistem operasi yang ada, seperti windows, Mac OS, dan linux.
Software ini dilengkapi dengan intellegent code editor yang mampu mengolah dan menganalisis kode secara lengkap yang menjadikan developer semakin produktif. Selain itu, Android Studio dilengkapi dengan code templates dan Github integration yang memudahkan develover Android dalam mengembangkan aplikasi mereka dari sample-sample kode yang telah disediakan ataupun mengimport dari Github. Android Studio dilengkapi dengan emulator yang mencakup semua devices, baik ukuran maupun bentuk. Keunggulan tersebut memudahkan developer untuk melihat hasil project yang telah dikembangkan dari berbagai device yang ada.
Software ini juga memiliki beberapa kekurangan yang dapat menjadi bahan pertimbangan oleh developer untuk menggunakannya dalam pengembangan suatu aplikasi Android. Salah satu kelemahan yang dimiliki oleh software ini adalah ukuran file dari software tersebut yang mencapai hampir 1 GB yang seringkali menjadi masalah saat mendownload software tersebut.
Visual Studio Code
Visual studio code atau yang biasa dikenal dengan vscode merupakan salah satu text editor yang ringan, gratis, dan fleksibel yang dapat digunakan oleh seorang programmer dalam menuliskan suatu kode program yang digunakan dalam proses pengembangan sistem. Vscode merupakan text editor multiplatform yang dikembangkan oleh Microsoft dan dapat dijalankan diberbagai sistem operasi, seperti windows, MacOS, dan linux. Visual studio code memiliki beberapa keunggulan yang ditawarkan kepada para programmer dibandingkan dengan text editor lainnya, seperti:
-
Fitur lengkap
Visual studio code memiliki extension marketplace yang membuat programmer dapat mencari dan menambahkan berbagai jenis extension yang ingin digunakan secara gratis.
-
Ringan dan cepat
Microsoft selaku pengembang visual studio code merancang text editor ini agar tetap ringan dan cepat ketika sedang menggunakannya, meskipun terdapat berbagai fitur yang disediakan. Text editor ini dapat berjalan dengan baik dan lancar di perangkat manapun, baik yang memiliki sumber daya yang luas maupun terbatas.
-
Mendukung banyak bahasa pemrograman
Visual studio code memungkinkan programmer untuk menuliskan kode program dengan menggunakan berbagai jenis bahasa pemrograman yang ada. Hal tersebut dapat dilakukan karena visual studio code memiliki extension marketplace yang di dalamnya terdapat berbagai jenis bahasa pemrograman yang dapat diunduh dan digunakan, seperti Java, JavaScript, Python, Golang, C++, C#, Dart, dan bahasa pemrograman lainnya.
-
Multiplatform
Meskipun vscode dikembangkan oleh Microsoft. Namun, text editor ini dapat digunakan dan dijalankan diberbagai perangkat OS diluar Microsoft, seperti linux, Mac OS, dan sistem operasi lainnya.
Postman
Postman adalah sebuah platform yang digunakan untuk pengujian dan pengelolaan API (Application Programming Interface). Alat ini sangat populer di kalangan developer karena memungkinkan developer untuk membuat, mengirim, dan menganalisis permintaan API tanpa perlu menulis kode secara manual. Postman menyediakan antarmuka yang intuitif untuk mengeksplorasi berbagai endpoint, mengatur parameter, menambahkan headers, dan melihat respons dari server secara real-time. Selain itu, Postman juga mendukung fitur dokumentasi, otomasi pengujian, dan kolaborasi tim dalam satu lingkungan kerja.
Postman pertama kali dikembangkan pada tahun 2012 oleh Abhinav Asthana sebagai ekstensi Chrome, dengan tujuan menyederhanakan proses pengujian API yang saat itu cukup rumit. Proyek kecil ini kemudian berkembang pesat dan menjadi perusahaan global bernama Postman Inc., yang kini berpusat di San Francisco, California.
Terdapat beberapa fungsi utama yang disediakan oleh postman sebagai platform pengujian API, antara lain:
-
API Client
API Client merupakan fitur yang memungkinkan developer untuk mengirim permintaan HTTP ke berbagai endpoint. Developer dapat mengatur metode HTTP yang ingin digunakan, seperti GET, POST, PUT, hingga DELETE. Fitur ini juga mendukung pengaturan headers, authentication, dan body sesuai kebutuhan. Cocok untuk eksplorasi dan pengujian API secara manual.
-
Collection
Collection merupakan tempat untuk menyimpan dan mengelola kumpulan permintaan API. Dengan struktur folder yang rapi, developer dapat mengelompokkan permintaan berdasarkan fitur atau modul. Collection juga bisa digunakan dalam pengujian otomatis dan dokumentasi. Ini sangat membantu menjaga keteraturan dalam proyek besar.
-
Environment & Variables
Fitur environment memungkinkan developer membuat konfigurasi yang berbeda untuk berbagai tahap, seperti development, testing, atau production. Developer dapaat menggunakan variabel agar tidak perlu mengedit permintaan satu per satu saat berpindah lingkungan. Misalnya, URL dasar dan token API dapat diatur dalam variabel. Ini membuat workflow lebih fleksibel dan efisien.
-
Test Script
Postman mendukung penulisan skrip uji berbasis JavaScript untuk memvalidasi hasil respons API. Developer dapat menguji status kode, nilai dalam JSON, dan performa API. Hasil pengujian dapat ditampilkan secara langsung di antarmuka Postman. Hal tersebut dapat membantu developer dalam menemukan bug lebih cepat dan menjaga kualitas API.
-
Mock Server
Dengan mock server, developer dapat membuat simulasi respons dari API yang belum selesai dibuat. Ini memungkinkan tim frontend tetap bekerja meskipun backend belum siap. Developer dapat mengatur respons sesuai dengan skenario tertentu untuk tahap pengujian. Fitur ini sangat berguna dalam proses prototyping dan integrasi awal.
-
API Documentation
Postman dapat menghasilkan dokumentasi API secara otomatis dari koleksi yang telah dibuat. Dokumentasi tersebut bersifat interaktif dan mudah untuk dipahami, bahkan oleh orang non-teknis.
-
Collaboration & Workspaces
Postman menyediakan fitur workspaces untuk berkolaborasi dengan tim secara online. Tim pengembang dapat berbagi koleksi, variabel, hasil uji, dan dokumentasi dengan anggota tim yang lain secara langsung. Setiap perubahan dapat dilacak dan disinkronkan yang membuat kerja tim menjadi lebih terorganisir dan efisien.